BETERNAK SAPI DAN KAMBING PERAH LOKAL
Laporan Kewirausahaan
Medan, Juni 2020
BETERNAK SAPI DAN KAMBING PERAH LOKAL
Dosen Penanggung Jawab :
Dr. Agus Purwoko, S.Hut., M.Si.
Oleh :
Abdul Hanif
171201124
HUT 2 B
PROGRAM STUDI KEHUTANAN
FAKULTAS KEHUTANAN
UNIVERSITAS SUMATERA UTARA
MEDAN
2020
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang
Maha Esa atas berkat dan rahmat-Nya penulis dapat menyelesaikan laporan
Kewirausahaan yang berjudul “Ternak
Sapi dan Kambing Perah”. Laporan
ini disusun untuk memenuhi tugas Kewirausahaan, Program Studi Kehutanan,
Fakultas Kehutanan, Universitas Sumatera Utara.
Penulis menyadari bahwa laporan ini
belum sempurna, baik dari segi teknik
penyusunan maupun dari segi materi dan pembahasan. Penulis mengharapkan kritik
dan saran yang bersifat konstruktif dari para pembaca atau pengguna laporan ini
demi penyempurnaan laporan ini.
Semoga laporan ini bermanfaat bagi setiap orang yang
membacanya dan dapat mengedukasi setiap orang yang ingin memulai suatu usaha
sebagai acuan untuk mempertimbangkan kegiatan usahanya.
Medan, Juni 2020
BAB I
PENDAHULUAN
1.1. Latar Belakang Sapi Perah
Sapi perah adalah
salah satu hewan ternak penghasil susu. Produksi susu yang dihasilkan mampu
menyuplai sebagian besar kebutuhan susu di dunia dibanding jenis hewan ternak
penghasil susu yang lain seperti kambing, domba dan kerbau, maka dari itu sapi
perah mempunyai kontribusi besar terhadap pemenuhan kebutuhan susu nasional
yang mengalami peningkatan dari tahun ketahun. Kebutuhan protein hewani
nasional Indonesia dari tahun ke tahun terus meningkat pesat. Rataan konsumsi
protein hewani masyarakat Indonesia saat ini baru 4,19 gr/ kapita/ hari
sedangkan standar kecukupan konsumsi protein hewani masyarakat Indonesia
menurut FAO adalah 6 gr/ kapita/ hari
1.2.
Profil Usaha
Nama
usaha :
Ternak Sapi dan Kambing Perah
Pemilik :
Surender Singh
Tempat / tanggal lahir : Medan, 24 Oktober 1972
Alamat
: Jl. Pukat Banting No. 5
Usaha peternakan sapi perah yang dilakukan
oleh pak Surender Singh sudah turun - temurun dan pak Surender Singh sudah
generasi ke empat penerus peternakan sapi perah. Usaha ini dimulai semenjak
tahun 1945, dengan tujuan untuk menghasilkan uang karena peternakan sapi perah
ini telah menjadi suatu usaha pak Surender Singh untuk menghidupi keluarganya.
Dalam mengelolah usaha peternakan sapi perah
ini pak Surender Singh dibantu oleh beberapa pekerja yang semuanya laki – laki
untuk memudahkan pekerjaannya dalam pengembalaan sapi karena pemberian makan
system digembalakan di lahan rumput yang luas, pengambilan rumput untuk pedet
(anak sapi), pemerahan susu dan membersihkan kandang dan sapi.
Usaha yang dilakukan oleh bapak Efendi dimulai
pada tahun 1998 yang telah memiliki izin usaha. Awal berdirinya peternakan
milik bapak Efendi karena hobinya yang suka memelihara kambing –
kambing yang besar dan juga untuk menyembuhkan penyakit asma yang pernah
diderita anaknya, karena dipercaya susu kambing dapat menyembuhkan asma jika
kita sering mengkomsumsinya, sedangkan susu kambing sangat sulit didapat dan
harganya mahal. Dengan berjalannya waktu selain untuk dikomsumsi sendiri
ternyata susu kambing yang dihasilkan dapat dijual dan hasil dari penjualannya
cukup menjanjikan . Hal ini yang membuat pak Efendi lebih serius
menekuni peternakan kambing perah ini.
Hal ini cikal bakal pak Efendi punya perternakan
kambing perah yang termasuk terbesar di kota medan ini. Selain
menjual susu segar pak Efendi juga melakukan pembibitan menjual cempe (anak
kambing lepas menyusui) ,menjual kambing pedaging (kambing Boer),
pakan dan kotoran ternak sebagai income tambahan. Dalam menjalankan usahanya
bapak Efendi dibantu oleh karyawannya yang berjumlah kurang lebih 14
orang yang lebih separuhnya adalah wanita dimana pekerjanya diambil
dari penduduk setempat.
BAB II
PRESTASI USAHA DAN KIAT SUKSES
2.1 Prestasi/kesuksesan
Kesuksesan yang diperoleh Bu Santi dari usaha
grosir antara lain :
1.
Memiliki jumlah sapi dan
kambing yang lebih dari 100
2. Memiliki pelanggan tetap setiap hari
3. Memiliki banyak karyawan
2.2 Kiat Sukses
Beberapa
kiat sukses yang dilakukan oleh pak Surender, yaitu:
1. Tetap semangat menjalani usaha
2. Tidak mudah menyerah walaupun banyak tantangan
3. Mau mencoba dan berusaha terus
4. Berdoa dengan tuhan
BAB III
URAIAN TENTANG KIAT,
TEKNIK, PENDEKATAN KREATIF DALAM MENGHADAPI PANDEMI COVID – 19
3.1 Usaha Yang Dilakukan Dalam Menghadapi
Pandemi Covid-19
Di masa pandemi ini usaha Ternak Sapi dan
Kambing Perah mengalami penurunan karena banyaknya konsumen yang takut keluar
rumah untuk membeli susu. Agar tidak mengalami kerugian Pak Surender memberikan
pengarahan kepada para pegawainya agar menggunakan masker dan selalu mencuci
tangan serta selalu menjaga kebersihan peternakannya agar para konsumen tidak
ragu untuk susu di tempatnya. Dan jika susunya tidak habis, maka akan diolah
menjadi minyak samin, keju dan yogurt.
KESIMPULAN DAN SARAN
4.1 Kesimpulan
Usaha Ternak Sapi dan Kambing Perah merupakan usaha yang cukup
menjanjikan dimana kebutuhan akan kalsium akan terus dibutuhkan. Selain itu,
usaha ini juga menghasilkan keuntungan yang besar. Pak Surender menerapkan
beberapa kiat sukses dimana salah satunya adalah bekerja keras karena untuk
menggapai kesuksesan dibutuhkannya kerja keras. Selain itu, kita juga harus
percaya diri dan tidak malu untuk memulai suatu usaha.
4.2 Saran
Sebaiknya
dalam menghadapi pandemi covid -19 saat ini usaha Ternak Sapi dan Kambing perah memberikan
perubahan pada proses pemasaran produk seperti mempromosikan barang secara
online dengan memanfaatkan teknologi sekarang, menyediakan jasa pengantar agar
para konsumen yang takut keluar rumah untuk berbelanja dapat memesan dengan menelepon
ke grosir. Serta lebih menguasai persaingan pasar.
Komentar
Posting Komentar